JENIS LATIHAN FISIK SEBELUM NAIK GUNUNG
15 Sep 2019
Tulis Komentar
Mendaki Gunung, adalah kegiatan yang sebagian besar aktifitasnya menggunakan fisik yang menguras banyak tenaga. Mulai dari mengangkat tas keril, berjalan melewati jalur berbatu dan berpasir, melewati jalan turunan sampai teknik menahan rasa dingin di perjalanan malam.
Oleh sebab itu, latihan fisik sebelum mendaki gunung sangat disarankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih pendaki pemula dan pendaki lawas, dimana mereka cenderung mengabaikan latihan seperti ini saat akan atau sebelum melakukan kegiatan mendaki gunung.
![]() |
| Doc : (anbusenja) - Loc : (Gunung Cumbri - Wonogiri) - Model : (Unknown) |
JENIS LATIHAN FISIK SEBELUM MENDAKI GUNUNG
Berikut adalah jenis latihan fisik yang bisa kamu praktekan sebelum mendaki gunung, yakni ;
1. NAIK TURUN TANGGA (melatih otot bagian bawah)
![]() |
| Ilustrasi | Sumber Foto : hipwee.com |
Kaki, merupakan aset paling berharga saat melakukan pendakian gunung. Maka dari itu, mempertimbangkan memilih sepatu gunung yang paling baik adalah keputusan bijak.
Selain daripada itu, untuk melatih kaki agar terbiasa dengan medan jalur pendakian gunung yang tidak pernah menentu. Terkadang jalur landai, menanjak, berbabatu, berpasir, dll. Dan hal tersebut akan sedikit membuat kaki cenderung kaget.
mungkin jenis latihan fisik yang bisa dibilang ringan dan murah adalah melakukan aktifitas ini. Naik Turun Tangga.
Aktifitas ini bisa dilakukan dimana saja seperti di taman, di bangunan bertingkat atau di kantor (jika tidak menganggu aktifitas saja sih). Latihan jenis ini juga cara yang bagus untuk latihan paru-paru dan juga jantung.
Caranya melakukan latihan ini bisa mendaki dengan cepat, lompat kedepan dengan meloncati satu anak tangga, atau lompat menyamping.
Menurut juru bicara American Council onexercise, "Ketika dilakukan dengan benar, naik turun tangga dapat memberikan latihan kardion menantang serta memperkuat otot-otot bagian bawah', Kata Jessica Matthews.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pastikan tangan tidak bertopang pada pegangan tangga saat melakukan latihan ini.
2. LARI KECIL/JOGGING (melatih otot bagian bawah)
![]() |
| Ilustrasi Gambar | Sumber : normanno.com |
Selain jenis latihan di atas, Lari kecil atau jogging adalah kegiatan olahraga sederhana yang bisa dilakukan dengan mudah. Tujuan melakukan Jenis latihan ini adalah untuk meningkatkan stamina yang dibutuhkan ketika melakukan perjalanan selama berjam-jam.
Untuk merasakan manfaat dalam pendakian, ada baiknya latihan jenis ini dilakukan jauh sebelum waktu mendaki gunung. Karena kekuatan otot tidak bisa dibangun dalam waktu singkat.
Setidaknya, lakukan jogging atau lari kecil ini minimal 30 menit atau 1 jam setiap hari nya.
3. BERSEPEDA DI TANJAKAN (melatih otot di medan menanjak)
![]() |
| Ilustrasi Gambar | Sumber : kangpoer.staff.ugm.ac.id |
Jenis latihan fisik ini merupakan variasi olahraga yang bisa dilakukan dengan nuansa berbeda dan agar tidak jenuh dalam melakukan latihan yang itu-itu saja.
Untuk mendapatkan hasil jenis latihan yang lebih efektif, mungkin kamu bisa melakukan aktifitas bersepeda dengan melewati jalan menanjak. Tujuan utama dari jenis latihan fisik ini adalah membiasakan serta melatih otot kaki pada medan berat saat melakukan perjalanan di gunung nanti.
Sama halnya dengan lari kecil, lakukan latihan ini jauh sebelum hari pendakian minimal 2 - 3 kali dalam seminggu.
4. BERENANG (melatih pernafasan)
| Ilustrasi Gambar | Sumber : tni-au.mil.id |
Selain itu, berenang juga mampu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot hingga meningkatkan kepadatan tulang.
Atau mungkin bisa menggunakan teknin Aqua Jogging. Yakni latihan jantung dan paru-paru tanpa harus merugikan otot dan persendian. Sehingga, mampu memberikan manfaat kardion yang sama besar dengan berlari darat. Yang bahkan hampir tanpa resiko.
5. PUSH-UP (melatih otot bagian atas)
![]() |
| Ilustrasi Gambar | Sumber : gqindia.com |
Tujuan dari latihan ini adalah melatih kekuatan tubuh bagian atas, khususnya bahu.
Latihan ini perlu di lakukan karena setiap pendaki gunung, akan membawa beban berat yang bertumpu pada tubuh bagian atas. Yakni Tas keril.
Oleh sebab itu, rutinkan latihan jenis ini untuk melatih kekuatan bahu dan tubuh bagian atas. Bisa dilakukan minimal 10 kali setiap hari, yang bisa kamu lakukan bebarengan dengan jogging diatas.
***
Nah itu dia jenis latihan fisik sebelum mendaki gunung. Bisa kamu gunakan untuk melatih otot kamu sebelum menghadapi medan berat di gunung. Apalagi jika kamu belum mengetahui medan gunung yang ingin kamu datangi.
Jika kamu adalah seorang karyawan seperti aku, dimana waktu merupakan penghalang, bisa kamu praktekan setidaknya satu dari semua jenis latihan fisik diatas.
Tentunya, setiap orang pendaki akan memiliki kebiasaan melakuakn jenis latihan nya sendiri. Untuk itu, aku sendiri berharap mendapat referensi jenis latihan fisik lainnya yang bisa dilakukan selain diatas. Jadi, dengan sedikit berharap ada yang berkenan untuk share pengalamannya,
Baca Juga :
Baca Juga :





Belum ada Komentar untuk "JENIS LATIHAN FISIK SEBELUM NAIK GUNUNG"
Posting Komentar